13 Fungsi Ginjal (Artikel Lengkap)
Ginjal merupakan salah satu bab dari sistem ekskresi pada manusia. Terdapat sepasang ginjal pada manusia. Panjang ginjal insan sekitar 10 cm dengan berat kurang lebih 200 gram. Sebagai alat ekskresi, ginjal mengeluarkan sisa penyaringan darah yang berupa urine. Berikut yaitu beberapa fungsi ginjal manusia. Langsung saja kita simak yang pertama:
1. Menyaring Darah
Konsumsi makanan yang kita makan setiap hari sebagai penghasil energi sesudah melalui proses pencernaan pastilah akan menghasilkan banyak zat sisa dan limbah serta racun atau toksin. Zat-zat tersebutlah yang akan dikeluarkan oleh ginjal alasannya yaitu jikalau tidak maka akan sangat berbahaya bagi badan kita.
Nefron yaitu salah satu bab ginjal yang menjalankan fungsi ini. Apabila seseorang tidak mempunyai ginjal, maka orang tersebut akan mati alasannya yaitu tubuhnya teracuni oleh kotoran yang dihasilkan oleh badan insan itu sendiri. Untuk melaksanakan hal tersebut, ginjal harus menyaring sekitar 200 liter darah dan menghasilkan 2 liter zat-zat sisa dan air per harinya. Jadi, sanggup disimpulkan bahwa Anda buang air kecil sebanyak kurang lebih 2 liter per harinya.
2. Membentuk Urine
Selengkapnya: 3 Proses Pembentukan Urine
Urine yaitu hasil ekskresi dari penyaringan ginjal. Urine mengandung zat-zat yang sudah tidak diharapkan bagi badan atau yang kadarnya melebihi batas normal. Kandungan utama urine yaitu air, urea, dan amonia. Terdapat tiga proses pembentukan urine yaitu filtrasi, reabsorbsi, dan augmentasi.
3. Menjaga Keseimbangan Air dalam Tubuh
Ginjal setiap hari mengeluarkan sekitar 2 liter air dari dalam tubuh. Sebagian air dikeluarkan supaya tidak terjadi kelebihan air di dalam darah. Jika kelebihan, maka darah akan mengencer dan sangat berbahaya bagi tubuh. Tubuh menjaga keseimbangan air dengan mempertahankan tekanan osmotik ekstraseluler (di luar sel). Jika tekanan tersebut berlebihan, maka akan dikeluarkan dari badan salah satunya melalui ginjal.
4. Mempertahankan keseimbangan Kadar Asam dan Basa
Ginjal berfungsi untuk mempertahankan keseimbangan kadar asam dan basa dari cairan badan dengan cara mengeluarkan kelebihan asam/basa melalui urine.
5. Mengatur Kadar Kalium dalam Darah
Kalium (K) atau potasium yaitu mineral yang berfungsi untuk menciptakan semua sel, jaringan, dan organ dalam badan tetap berfungsi dengan baik. Kalium sangatlah penting bagi tubuh. Namun jikalau kadarnya terlalu berlebihan maka akan terjadi hiperkalemia yang sanggup menjadikan otot jantung berhenti berdetak atau berdetak tidak beraturan. Jika kadarnya di dalam darah kurang, maka akan terjadi kelelahan, kulit kering, kelemahan otot, dan gerak refleks menjadi lambat. Maka dari itu, ginjal menjadi penting alasannya yaitu berfungsi sebagai pengatur kadar kalium di dalam darah dengan cara membuang atau menyerap kembali kalium yang masuk ke dalam nefron.
6. Mengekskresikan zat-zat yang merugikan bagi tubuh
Ginjal akan mengekskresikan (mengeluarkan) zat-zat yang merugikan bagi badan menyerupai urea, asam urat, amoniak, creatinin, garam anorganik, bakteri, dan juga obat-obatan. Jika zat tersebut tidak dikeluarkan maka akan menjadi racun yang sanggup membahayakan kesehatan di dalam tubuh.
7. Memproses Ulang Zat
Ginjal akan mengembalikan kembali zat yang masih mempunyai kegunaan bagi badan kembali menuju darah. Zat tersebut berupa glukosa, garam, air, dan asam amino. Proses pengembalian zat yang masih mempunyai kegunaan ke dalam darah disebut reabsorpsi.
8. Mengatur Volume Cairan dalam Darah
Ginjal sanggup mengontrol jumlah cairan darah yang dipertahnkan semoga tetap seimbang didalam tubuh. Tanpa adanya control dari ginjal maka badan akan menjadi kering alasannya yaitu kekurangan cairan darah atau sebaliknya, badan karam alasannya yaitu kebanjiran cairan didalam badan yang menumpuk tidak terbuang.
9. Mengatur Keseimbangan Kandungan Kimia dalam Darah
Salah satu misalnya yaitu mengatur kadar garam didalam darah.
10. Mengendalikan Kadar Gula dalam Darah
Ginjal amat penting untuk mengatur kelebihan atau kekurangan gula dalam darah dengan memakai hormon insulin dan adrenalin. Ini penting untuk menghindari diabetes. Insulin berfungsi sebagai hormon penurun kadar gula dalam darah jikalau kadar gula dalam darah berlebih. Adrenalin berfungsi untuk menaikkan kadar gula dalam darah jikalau kadar gula di dalam darah tidak mencukupi.
11. Penghasil Zat dan Hormon
Ginjal merupakan penghasil zat atau hormon tertentu menyerupai eritropoietin, kalsitriol, dan renin. Hormon yang dihasilkan oleh ginjal yaitu hormon eritroprotein atau yang disingkat dengan EPO berfungsi untuk merangsang peningkatan laju pembentukan sel darah merah oleh sumsum tulang. Renin berfungsi untuk mengatur tekanan darah di dalam tubuh, sementara kalsitriol merupakan fungsi ginjal untuk membentuk vitamin D, menjaga keseimbangan kimia di dalam tubuh, serta untuk mempertahankan kalsium di dalam tulang yang ada di dalam tubuh.
12. Menjaga Tekanan Osmosis
Ginjal menjaga tekanan osmosis dengan cara mengatur keseimbangan garam-garam di dalam tubuh.
13. Menjaga pH Darah
Ginjal berfungsi sebagai penjaga kadar pH darah semoga tidak terlalu asam. Ginjal mempertahankan pH plasma darah pada kisaran 7,4 melalui pertukaran ion hidronium dan hidroksil. Akibatnya, urine yang dihasilkan sanggup bersifat asam pada pH 5 atau alkalis pada pH 8.
Artikel bermanfaat lainnya:
-
Bagian-Bagian Alat Ekskresi Pada Ginjal
-
Detail Ginjal (Dalam Bahasa Indonesia)
-
Alat-Alat Ekskresi pada Manusia
-
Bagian-Bagian Ginjal
-
Alat Ekskresi dan Hasil Ekskresi
| Sumber: |
| 1. APA SAJA FUNGSI GINJAL? (omahxamthoneplus.com) |
| 2. Fungsi Ginjal Pada Manusia (drzpost.com) |
| 3. Fungsi Ginjal Pada Manusia (trikdiet.com) |
| 4. Fungsi Ginjal Bagi Manusia (dokita.co) |
| 5. Fungsi Ginjal Manusia (budisma.web.id) |
| 6. Fungsi Ginjal Dan Manfaatnya Bagi Tubuh Manusia (anneahira.com) |
Semoga bermanfaat, Tetap Semangat! | Materi Pelajaran
0 Response to "13 Fungsi Ginjal (Artikel Lengkap)"
Post a Comment