Sistem Pernapasan (Materi Ringkasan Sma Xi)
Udara masuk dan keluar dari badan melalui hidung. Faring yaitu percabangan antara tenggorokan yang menuju ke paru-paru dan kerongkongan yang menuju sistem pencernaan pada manusia. Laring pangkal tenggorokan yang terdiri atas kepingan tulang rawan membentuk jakun pada laki-laki. Trakea tersusun dari cincin tulang rawan yang terletak di depan kerongkongan dan berbentuk pipa. Bronkus terdiri dari dua bagian. bronkus kanan lebih pendek dan lebih lebar daripada bronkus kiri. Sedangkan paru-paru yaitu alat pernapasan yang terletak di dalam rongga dada dan di atas diafragma.
Berdasarkan daerah terjadinya pernapasan, insan sanggup melaksanakan dua prosedur pernapasan, yaitu pernapasan dada dan pernapasan perut. Pernapasan dada yaitu pernapasan yang melibatkan otot antartulang rusuk. Sedangkan pernapasan perut yaitu pernapasan yang mekanismenya melibatkan acara otot-otot diafragma yang membatasi rongga perut dan rongga dada.
Saat wangsit (menarik napas), otot diafragma berkontraksi sehingga letaknya mendatar, kemudian diafragma akan mendesak rongga perut, sehingga rongga dada membesar, dengan demikian maka paru-paru akan membesar, tekanan udara rendah dan udara masuk.
Sedangkan ketika ekspirasi (mengeluarkan napas), otot diafragma berelaksasi kembali, rongga dada mengecil dan paru-paru mengecil. Oleh lantaran volume paru-paru berkurang maka tekanan udara dalam paru-paru bertambah, alhasil udara keluar.
Kapasitas paru-paru yaitu kemampuan paru-paru untuk menampung udara pernapasan. Pada orang dewasa, volume paru-paru berkisar antara 5 hingga 6 liter yang terdiri dari volume tidak sebanyak 500 mililiter, volume cadangan wangsit sebanyak 3000 mililiter, volume cadangan ekspirasi sebanyak 1100 mililiter, dan volume residu sebanyak 1200 mililiter.
Di dalam proses pertukaran antara oksigen (O2) dan karbon dioksida (CO2), oksigen yang diharapkan berdifusi masuk ke darah dalam kapiler darah yang menyelubungi alveolus. Selanjutnya sebagian besar oksigen diikat oleh hemoglobin yang berwarna merah untuk diangkut ke sel-sel jaringan tubuh.
Energi yang dipakai dalam kegiatan respirasi bersumber dari ATP (Adenosin Tri Fosfat) yang ada pada masing-masing sel. ATP bersumber dari karbohidrat yang telah diubah menjadi fosfat.
Ada beberapa gangguan pada sistem pernapasan pada manusia. Ada yang disebabkan oleh virus, bakteri, maupun lantaran kelainan fisiologis. Influenza, TBC, faringitis, emfisema, pneumonia, atelektasis, asma, sianosis, hiperkapnia, ansfiksi, sinusitis, dll.
Pernapasan pada binatang tingkat rendah berlangsung secara difusi. Respirasi pada protozoa terjadi dengan cara aerob dan anaerob. Pernapasan yang melalui permukaan badan disebut “pernapasan langsung”. Hewan tingkat tinggi mempunyai prosedur pernapasan yang tidak terjadi secara pribadi lantaran memakai mediator alat-alat pernapasan. Ada binatang yang bernapas memakai insang, kulit, trakea, atau paru-paru.
Layanan curhat dan request artikel: hedisasrawan@gmail.com
Semoga bermanfaat, Tetap Semangat! | Materi Pelajaran
0 Response to "Sistem Pernapasan (Materi Ringkasan Sma Xi)"
Post a Comment