Meninges (Artikel Lengkap)
Duramater)
Duramater yakni lapisan meninges yang tebal, kuat, dan paling bersahabat dengan otak. Duramater berarti “ibu yang kuat”. Pada pecahan terluar yang longgar terdiri dari serat fibrosa dan serat elastis. Pada pecahan tengah kebanyakan berserat dan terdiri dari dua bagian: lapisan endosteal (yang lebih bersahabat dengan tengkorak) dan lapisan meningeal (yang lebih bersahabat dengan otak). Duramater bersifat menyerupai kantung yang menyelubungi arachnoid dan membawa darah dari otak ke jantung.
1.2. Arachnoid
(Artikel lengkap: Arachnoid)
Lapisan meninges yang terletak dibagian tengah disebut arachnoid mater. Dinamakan demikian lantaran strukturnya menyerupai jaring laba-laba namun transparan. Struktur ini menunjukkan dampak alas untuk sistem saraf pusat. Arachnoid merupakan membran transparan yang tipis serta terdiri dari jaringan fibrosa dan sel-sel yang kedap cairan. Arachnoid tidak mengikuti bentuk permukaan otak jadi terlihat menyerupai kantong yang longgar tapi pas.
1.3. Piamater
(Artikel lengkap: Piamater)
Piamater yakni membran yang sangat halus, tipis, dan mengikuti bentuk permukaan otak yang berlekuk-lekuk. Ia terdiri dari jaringan fibrosa dan sel yang kedap cairan. Pada piamater terdapat pembuluh darah menuju ke otak dan sumsum tulang belakang.
1.4. Leptomeninges
Karena tipis, arachnoid dan piamater sering dianggap bersatu yang disebut leptomeninges yang berarti “meninges tipis”. Dianggap bersatu lantaran serat-serat pada arachnoid yang seringkali menyatu dengan piamater.
1.5. Ruang pada Meninges
Ruang subarachnoid yakni ruang yang terdapat di antara arachnoid dan piamater. Ruang ini diisi dengan cairan serebrospinal. Ruang antara duramater dan arachnoid disebut ruang subdural. Terdapat juga ruang epidural yang sanggup terdapat diantara duramater dan tengkorak. Ruang subdural dan ruang epidural sanggup saja muncul saat terjadi cedera atau sakit pada kepala.
2. Penyakit pada Meninges
Ada tiga jenis pendarahan yang melibatkan meninges:
- Pendarahan subarachnoid yang terjadi di bawah arachnoid. Dapat terjadi secara impulsif sebagai akhir dari trauma.
- Hematoma subdural yakni pendarahan yang terjadi diantara arachnoid dan duramater. Pembuluh darah kecil kerap terdapat disini yang robek lantaran kecelakaan sehingga menyebabkan pendarahan atau yang biasa disebut “kepala bocor”.
- Hematoma epidural yang mungkin timbul sehabis kecelakaan atau secara spontan.
Penyakit pada meninges yang lainnya yakni meningitis yang disebabkan oleh jamur, bakteri, atau virus infeksi. Ada juga penyakit meningioma dan carcinomatoses meningeal yakni tumor pada meninges.
3. Meninges pada Hewan Lain
Pada ikan, terdapat meninges primitif yang merupakan membran tunggal. Dalam amfibi, reptil, dan burung, meninges terdiri dari duramater yang tebal dan meninges sekunder yang juga tebal. Pada mamalia juga terdapat duramater dan meninges sekunder yang terbagi menjadi arachnoid dan piamater.
Sumber:
| Judul | Alamat |
| 1. The Coverings of the Brain (Meninges) | https://ilmugurubiologi.blogspot.com//search?q=duramater-artikel-lengkap" target="_blank">Tetap Semangat! | Materi Pelajaran
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
|
0 Response to "Meninges (Artikel Lengkap)"
Post a Comment