20 Pengertian Kota Berdasarkan Para Ahli

 dan karya insan yang paling rumit sepanjang peradaban 20 Pengertian Kota Menurut Para Ahliekonomi, pemerintahan, dll. Para jago memperlihatkan pengertian kota sesuai dengan sudut pandang keilmuannya masing-masing. Berikut ialah beberapa pengertian kota berdasarkan para jago dan aneka acuan lainnya. Langsung saja kita simak yang pertama:

Baca juga: 10 Kota Terindah di Dunia

1. SMSAI (Standard Metropolitan Statistical Area) USA – Canada

Kota ialah tempat yang:

  • Penduduknya 50.000 jiwa atau adonan 2 kota dengan total penduduk 50.000 jiwa.
  • Merupakan adonan kota-kota kecil dengan masing-masing jumlah penduduknya kurang lebih 15.000 jiwa.
  • Menunjukkan relasi antara aspek ekonomi dan sosial.
  • 75% penduduknya bekerja di sektor non pertanian.
  • Mayoritas penduduk bekerja di kota.
  • Kepadatan penduduknya 375 jiwa / hektar.

2. Bintarto

Kota sebagai kesatuan jaringan kehidupan insan yang ditandai dengan kepadatan penduduk yang tinggi dan diwarnai dengan strata sosial ekonomi yang heterogen serta coraknya materialistis. Masyarakat kota terdiri atas penduduk orisinil daerah tersebut dan pendatang. Masyarakat kota merupakan suatu masyarakat yang heterogen, baik dalam hal mata pencaharian, agama, adat, dan kebudayaan.

3. UU No. 22 th. 1999 Tentang Otonomi Daerah

Kota ialah tempat yang mempunyai kegiatan utama bukan pertanian dengan susunan fungsi tempat sebagai tempat pelayanan jasa pemerintahan, pelayanan sosial dan kegiatan ekonomi.

4. Kamus Tata Ruang

Kota ialah pemukiman yang berpenduduk relatif besar, luas area terbatas, pada umumnya bersifat non-agraris, dan kepadatan penduduk relatif tinggi.

5. Louis Wirth

Kota ialah pemukiman yang relatif besar, padat, dan permanen, dihuni oleh orang-orang yang heterogen kedudukan sosialnya.

6. Peraturan Mendagri RI No. 4 th. 1980

Kota ialah suatu wadah yang mempunyai batasan manajemen wilayah menyerupai kotamadya dan kota administratif. Kota juga berarti suatu lingkungan kehidupan perkotaan yang mempunyai ciri non agraris, contohnya ibukota kabupaten, ibukota kecamatan yang berfungsi sebagai sentra pertumbuhan.

7. Jorge E. Hardoy

Ciri-ciri kota adalah:

  1. Ukuran dan jumlah penduduknya yang besar terhadap masa dan tempat.
  2. Bersifat permanen.
  3. Kepadatan minimum terhadap masa dan tempat.
  4. Struktur dan tata ruang perkotaan menyerupai yang ditujukan oleh jalur jalan dan ruang-ruang perkotaan yang nyata.
  5. Tempat dimana masyarakat tinggal dan bekerja.
  6. Fungsi perkotaan minimum yang diperinci, yaitu mencakup sebuah pasar, sebuah sentra administratif atau pemerintahan, sebuah sentra militer, sebuah sentra keagamaan, atau sebuah sentra acara intelektual bersama dengan kelembagaan yang sama.
  7. Heterogenitas dan pembedaan yang bersifat hirarkis pada masyarakat.
  8. Pusat ekonomi perkotaan yang menghubungkan sebuah daerah pertanian di tepi kota dan memproses materi mentah untuk pemasaran yang lebih luas.
  9. Pusat pelayanan bagi daerah-daerah lingkungan setempat.
  10. Pusat penyebaran, mempunyai suatu falsafah hidup perkotaan pada masa dan tempat itu.

8. Max Weber

Kota ialah suatu tempat yang penghuninya sanggup memenuhi sebagian besar kebutuhan ekonominya di pasar lokal. Ciri kota ialah adanya pasar sebagai benteng serta mempunyai sistem aturan tersendiri dan bersifat kosmopolitan.

9. Arnold Tonybee

Baca juga: Urban Farming: Solusi Tepat Untuk Menghijaukan Kota

Kota tidak hanya merupakan pemukiman khusus tetapi merupakan suatu kekomplekan yang khusus dan setiap kota memperlihatkan perwujudan pribadinya masing-masing.

10. Ir. Sutami

Kota dipandang sebagai koldip (koleksi, distribusi, dan produksi).

11. Grunfield

Kota ialah suatu permukiman dengan kepadatan penduduk yang lebih tinggi daripada kepadatan penduduk nasional, struktur mata pencaharian nonagraris, dan sistem penggunaan tanah yang beraneka ragam, serta ditutupi oleh gedung-gedung tinggi yang lokasinya berdekatan.

12. Amos Rappoport

Amos Rappoport membagi definisi kota menjadi dua definisi, yaitu definisi klasik dan definisi moderen.

Definisi klasik

Kota ialah suatu permukiman yang relatif besar, padat dan permanen, terdiri dari kelompok individu-indivudu yang heterogen dari segi sosial.

Definisi Modern

Kota ialah suatu permukiman yang dirumuskan bukan dari ciri morfolgi kota tetapi dari suatu fungsi yang membuat ruang-ruang efektif melalui pengorganisasian ruang dan hirarki tertentu.

13. Peraturan Mendagri No. 2 th. 1987

Kota ialah sentra permukiman dan kegiatan penduduk yang mempunyai batasan wilayah manajemen yang diatur dalam peraturan perundangan, serta permukiman yang telah memperlihatkan tabiat dan ciri kehidupan perkotaan.

14. Alan S. Burger

Kota ialah suatu permukiman yang menetap (permanen) dengan penduduk yang heterogen, dimana di kota itu dilengkapi dengan aneka macam kemudahan yang terintegrasi membentuk suatu sistem sosial dan seterusnya.

15. National Urban Development Strategy

Kota sebagai sentra pelayanan kegiatan produksi, distribusi dan jasa-jasa yang mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitarnya.

16. John Brickerhoff Jackson

Kota ialah suatu tempat tinggal insan yang merupakan manifestasi dari perencanaan dan perancangan yang dipenuhi oleh menyebarkan unsur menyerupai bangunan, jalan dan ruang terbuka hijau.

17. Djoko Sujarto

Kota mempunyai pengertian sebagai berikut:

· Demografi

Pemusatan penduduk tinggi dengan kepadatan tinggi dibandingkan dengan daerah sekitarnya.

· Sosiologi

Adanya sifat heterogen, budaya – urbanisasi yang mendominasi budaya desa.

· Ekonomi

Adanya proporsi lapangan pekerjaan yang secara umum dikuasai di sekitar non pertanian menyerupai industri, pelayanan jasa, transport dan pedagang.

· Fisik

Dominasi wilayah terbangun dan struktur binaan.

· Administrasi

Suatu wilayah wewenang yang dibatasi oleh suatu wilayah yuridikasi yang ditetapkan berdasarkan peraturan yang berlaku.

18. Marx dan Engels

Kota sebagai perserikatan yang dibuat guna melindungi hak milik dan memperbanyak alat-alat produksi dan alat-alat yang dibutuhkan supaya masing-masing anggota sanggup mepertahankan diri. Perbedaan kota dan pedesaaan berdasarkan mereka ialah pemisahan yang besar antara kegiatan rohani dengan materi. Individu-individu terbagi dalam kedua jenis tenaga kerja ini, yang mengakibatkan mereka mengalami alienasi.

Baca juga: 16 Pengertian Desa Menurut Para Ahli

19. Bhudy Tjahyati Soegiyoko

  • Kota sebagai sentra pelanan jasa, produksi, serta pintu gerbang atau simpul transportasi bagi tempat permukiman dan wilayah produksi sekitarnya.
  • Kota sebagai tempat tinggal sebagian besar penduduk kota, setiap tahunnya selalu bertambah jumlahnya.

20. Ditjen Cipta Karya

Kota ialah merupakan permukiman yang berpenduduk relative besar, luas areal terbatas, pada umumnya bersifat nonagraris, kepadatan penduduk relatif tinggi, tempat sekelompok orang dalam jumlah tertentu dan bertempat tinggal dalam suatu wilayah geografis tertentu, cenderung berpola relasi rasional, ekonomis, dan individualistis.


Sumber:

Judul

Alamat

1. Pengertian KOTA Menurut Para Ahli https://ilmugurubiologi.blogspot.com//search?q=ekonomi-artikel-lengkap
3. Definisi Kota Menurut Para Ahli https://ilmugurubiologi.blogspot.com//search?q=ekonomi-artikel-lengkap
4. Pengertian-Pengertian Kota Menurut Para Ahli : https://ilmugurubiologi.blogspot.com//search?q=ekonomi-artikel-lengkap
5. PENGERTIAN DAN CIRI CIRI KOTA https://ilmugurubiologi.blogspot.com//search?q=ekonomi-artikel-lengkap
6. DEFINISI KOTA, PERKOTAAN, DESA, dan PEDESAAN https://ilmugurubiologi.blogspot.com//search?q=ekonomi-artikel-lengkap
7. DEFINISI KOTA, PERKOTAAN, DESA DAN PEDESAAN https://ilmugurubiologi.blogspot.com//search?q=ekonomi-artikel-lengkap
8. Definisi Desa, Kota, Pedesaan dan Perkotaan https://ilmugurubiologi.blogspot.com//search?q=ekonomi-artikel-lengkap
9. DEFINISI KOTA DAN DESA https://ilmugurubiologi.blogspot.com//search?q=ekonomi-artikel-lengkap


Anda sanggup request artikel perihal apa saja, kirimkan request Anda ke hedisasrawan@gmail.com

0 Response to "20 Pengertian Kota Berdasarkan Para Ahli"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel