7 Peranan Virus (Artikel Lengkap)

Virus yakni benalu berukuran sangat kecil yang menginfeksi sel biologis. Virus hanya sanggup bereproduksi di dalam sel hidup lantaran virus tidak sanggup bereproduksi sendiri. Maka dari itu, virus sangat bergantung pada makhluk hidup. Sehingga virus tersebut sanggup mensugesti inangnya. Biasanya virus merusak sel dan merugikan. Namun ada juga kegunaan dari virus. Berikut yakni peranan virus bagi kehidupan.

1. Penyebab Penyakit

Umumnya virus menyebabkan penyakit. Banyak penyakit ringan hingga serius diakibatkan oleh virus. Penyakit ringan tersebut menyerupai flu biasa, influenza, dan cacar air. Penyakit serius menyerupai ebola, hepatitis, AIDS, flu burung, flu babi, dan SARS. Beberapa virus sanggup menyebabkan jerawat yang kronis. Orang yang terjangkit virus sanggup saja menular ke orang lain sehingga menyebabkan endemik di suatu daerah. Selain pada manusia, virus sanggup menyerang makhluk hidup lain menyerupai hewan, tumbuhan, bakteri, dan bahkan archaebacteria.

Virus sanggup menyerang hewan. Virus sanggup menyebabkan penyakit salah satunya anthraks dan rabies. Supaya tahan dari virus, binatang harus diberikan vaksin secara berkala. Jika tidak divaksinasi, maka binatang tersebut akan rentan terhadap jerawat virus yang serius.

Terdapat berbagai jenis virus pada tumbuhan. Seperti virus mozaik, daun menggulung, penyakit tungro, dll. Virus pada flora sangat susah untuk dikendalikan lantaran virus ini gampang berpindah dari satu flora ke flora lain. Virus flora tidak sanggup menginfeksi insan maupun hewan. Itu lantaran virus flora hanya sanggup bereproduksi dalam sel tumbuhan.

2. Bahan Baku Vaksin

Vaksin merupakan salah satu metode imunisasi badan supaya badan lebih kebal terhadap virus. Virus sanggup dipakai untuk menciptakan vaksin. Sehingga sanggup dikatakan virus dipakai untuk menginfeksi virus lain. Vaksin dibentuk dengan mengambil virus yang telah lemah dan hanya diambil antibodinya saja. Sehingga badan akan mempunyai antibodi untuk virus tersebut. Kelak bila virus yang bahwasanya menyerang, badan telah kebal lantaran berhasil memproduksi anti bodi bagi virus tersebut.

Sederhananya, vaksin tersebut berisi virus yang telah dilumpuhkan. Kemudian virus tersebut akan “mengajari” badan kita perihal bagaimana menangkal virusnya. Misalnya pada vaksin polio. Vaksin tersebut berisi virus polio yang telah dilumpuhkan. Virus tersebut “mengajari” badan kita perihal bagaimana menangkal virus polio yang menginfeksi badan kita. Vaksin ditemukan oleh Erward Jenner.

3. Melemahkan Bakteri

Virus sanggup melemahkan sel hidup termasuk bakteri. Jadi, basil yang merugikan sanggup dilemahkan. Virus sanggup merusak susunan DNA pada basil sehingga basil tersebut tidak sanggup menginfeksi manusia. Jika DNA virus lisogenik masuk ke dalam DNA basil patogen (patogen = basil penyebab penyakit), maka basil tersebut menjadi tidak berbahaya. Dengan begitu, kita sanggup menyembuhkan penyakit yang disebabkan oleh basil tersebut. Misalnya basil penyebab penyakit difteri yang berbahaya yaitu basil Corynebacterium diphtheriae akan berubah sifat menjadi tidak berbahaya bila di dalam DNA-nya tersambung oleh profag.

4. Pembuatan Antitoksin

Antitoksin yakni penawar racun. Antitoksin sanggup dibentuk dengan menggabungkan DNA virus dan gen yang mempunyai sifat menguntungkan sehingga bila virus menginfeksi bakteri, di dalam sel basil tersebut terkandung gen yang menguntungkan. Salah satu fase daur hidup virus yakni fase penggabungan. Pada fase ini, DNA virus menyambungkan diri ke DNA bakteri, sehingga di dalam DNA basil terkandung profag (DNA virus). DNA yakni bahan genetic yang sanggup memilih sifat makluk hidup. Jika DNA berubah, maka sifat makluk hidup pun berubah.

Jika oleh DNA virus, DNA insan disambungkan dengan DNA bakteri, sel basil tersebut akan mengandung gen insan penghasil antitoksin. Dengan rekayasa genetik, sanggup dikatakan bahwa virus sanggup dimanfaatkan sebagai mediator gen insan atau gen makhluk hidup lainnya untuk masuk ke dalam sel basil semoga sel basil tersebut membawa sifat gen insan atau gen makhluk hidup lain. Jika basil ini terus membelah maka akan semakin banyak basil yang mengandung zat anti racun tersebut. Contohnya toksoid tetanus untuk mengobati penyakit tetanus.

5. Mengendalikan Populasi

Karena virus sanggup membunuh makhluk hidup, maka kita sanggup memakai virus untuk mengendalikan populasi yang berlebihan menyerupai hama pada tanaman. Dengan demikian, virus disini berperan sebagai senjata biologis. Contohnya yakni baculovirus yang dipakai untuk membasmi hama tanaman.

6. Memberi Corak pada Bunga

Infeksi virus mosaik pada bunga tulip menyebabkan flora tulip perlahan mati, tetapi menghasilkan bunga tulip dengan motif yang indah. Bunga tersebut mempunyai motif menyerupai coretan kuas yang sangat diminati konsumen.

7. Mengukur Tingkat Radiasi

Virus juga sanggup mengukur kadar radiasi di suatu tempat. Ini hanya berlaku bagi spesies virus yang rentan terhadap radiasi. Karena sifat rentan radiasi tersebut, virus sanggup dijadikan alat untuk mengukur tingkat radiasi. Besarnya radiasi sebanding dengan kerusakan yang dialami oleh virus.


Sumber:

Judul

Alamat

1. Virus https://ilmugurubiologi.blogspot.com//search?q=sel-artikel-lengkap-biologi
4. Peranan Virus dalam Kehidupan https://ilmugurubiologi.blogspot.com//search?q=sel-artikel-lengkap-biologi
5. Peranan Virus https://ilmugurubiologi.blogspot.com//search?q=sel-artikel-lengkap-biologi
7. Peranan Virus dalam Kehidupan Manusia https://ilmugurubiologi.blogspot.com//search?q=sel-artikel-lengkap-biologi
9. Peranan Virus Bagi Kehidupan Manusia https://ilmugurubiologi.blogspot.com//search?q=sel-artikel-lengkap-biologi" target="_blank">Tetap Semangat! | Materi Pelajaran

0 Response to "7 Peranan Virus (Artikel Lengkap)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel